Pamer Gambar

Yang paling ditunggu di bulan Juli ini selain War for the Planet of  The Apes adalah Dunkirk.  Dunkirk adalah sebuah film karya sutradara Christopher Nolan.  Menarik untuk melihat pertama kalinya Nolan mengarahkan film perang. Dunkirk adalah sebuah kota di pinggir utara Perancis yang bebatasan langsung dengan Belgia dan Selat Inggris. Kota itu menjadi tempat terakhir tentara sekutu untuk kabur dari serangan tentara Jerman. Film ini menceritakan tentang misi penyelamatan ratusan ribu tentara Inggris dan Perancis dari kota tersebut.   Nolan tidak mengambil tema macam cerita perang lainnya yang sebagian besar tentang kemenangan, karena evakuasi para tentara ketanah airnya kali ini diartikan sebagai sebuah kekalahan.

Sebagian besar film mengambil gambar di pantai yang berbatasan langsung dengan selat Inggris.  Penceritaan dibagi menjadi tiga tempat dan waktu yang berbeda. Di darat atau lebih tepatnya di dermaga, di laut, dan di udara. Masing masing tempat diwakili oleh satu atau beberapa karakter. Contohnya di laut, bercerita tentang seorang ayah dan anak remajanya, beserta pelaut sipil lainnya, berlayar dengan kapal feri biasa untuk pergi menyelamatkan para tentara Inggris di pantai Dunkirk atas himbauan dari Angkatan Laut Inggris.  Di udara, dikisahkan dua orang pilot tempur berusaha mengejar pesawat tempur Jerman yang ingin menebom kapal-kapal evakuasi tentara di dermaga. Kisah ini diceritakan dalam kurun waktu satu jam.

Di dermaga, bercerita tentang seorang tentara Inggris bernama Tommy yang mengerahkan segala usahanya untuk bisa pulang ke Inggris karena musuh sudah berada di ujung kota Dunkirk dan siap menghabisi tentara yang berada di pantai. Pada bagian ini dikisahkan dalam kurun waktu sehari. Ketiga bagian cerita itu pada akhirnya bertemu di akhir film. Sudah bisa ditebak memang, tapi ada beberapa bagian yang membuat film ini menjadi menarik untuk ditonton.

Saya menyarankan untuk menonton di IMAX. Saya pernah membaca bahwa Nolan merekam film ini dengan camera khusus untuk IMAX. Entah itu benar atau tidak, saya seperti kebanyakan warganet yang tidak budiman, hanya membaca sekelebat saja. Namun dari sisi gambar dan suara, film ini pantas untuk disaksikan di layar IMAX. Awalnya saya sedikit pusing karena kamera bergerak secara kasar seperti dipegang dengan tangan namun setelah beberapa waktu pergerakan kamera menjadi lebih halus seperti film pada umumnya.

Ada beberapa pengambilan gambar yang menarik seperti ketika adegan di udara dan pesawat meliuk liuk disertai dengan desiran peluru. Saya rasa Nolan beserta DOPnya berhasil membuat saya terkagum dengan gambar yang ditampilkan. Hans Zimmer, sang pengarah suara, seperti biasanya selalu menyajikan musik pengiring yang pas di setiap adegan terutama di bagian akhir film.

Namun tidak seperti film Nolan lainnya yang punya kekuatan penceritaan yang mumpuni, kali ini saya merasa film Dunkirk biasa saja. Mungkin karena itu durasi film ini menjadi film paling pendek yang pernah dibuat oleh Nolan. Walaupun begitu Nolan kali ini tidak menonjolkan cara berceritanya, namun ia mungkin ingin pamer gambar. Karena film tidak hanya sekedar aspek cerita, bukan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s